Informasi Pendidikan Indonesia

Friday, November 13, 2015

Kompetensi Guru Tidak Hanya Diukur Dengan UKG Namun Ada PKG

Dunia pendidikan menjadi perhatian khusus oleh pemerintah untuk mendapatkan mutu pendidikan yang baik. Keberhasilan siswa di Sekolah juga diperngarui oleh guru. Bagaimana cara guru itu mengajar, metode ajar yang diberikan, dan kompetensi yang dimiliki seorang guru.

Setelah sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan mulai tanggal 9 sampai 29 November 2015, pemerintah berencana menyelanggarakan Penilaian Kinerja Guru (PKG). Informasi ini diperoleh langsung dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata yang mengatakan, PKG akan dilaksanakan tahun depan. Skema ini menilai guru secara lebih menyeluruh, baik secara pengetahuan maupun kemampuan.

Kompetensi Guru Tidak Hanya Diukur Dengan UKG Namun Ada PKG

Yang melatarbelakangi dilaksnakan Penilaian Kinerja Guru (PKG) adalah ditemukannya kasus guru yang ahli dengan bidang studi yang diajarkannya namun ketika mengajarkannya ke murid belum jago. Dengan tes Penilaian Kinerja Guru (PKG) diharapkan terjadi keselarasan antara kompetensi ilmu yang dikuasai guru dan kompetensi mengajarnya.

Pengawas, kepala sekolah, siswa, komite sekolah akan dijadikan komponen penilai dalam PKG. Nantinya, nilai UKG akan digabungkan dengan PKG. Skor akhir kedua tes ini akan menjadi potret utuh kompetensi yang dimiliki seorang guru. "Kenapa siswa? Siswa itu bisa tahu bila selama satu semester gurunya hanya ngasih soal atau hanya mencatat padahal bukunya sudah ada. Siswa bisa menilai itu," kata Pranata.

Pranata menegaskan, Kemendikbud tidak mengejar target ketuntasan minimal kompetensi guru. Yang dikejar adalah guru sebagai pembelajar, jika gurunya mau belajar maka para siswa pun lebih mau lagi belajar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kompetensi Guru Tidak Hanya Diukur Dengan UKG Namun Ada PKG

0 komentar:

Post a Comment