Informasi Pendidikan Indonesia

Wednesday, December 16, 2015

Memahami Fungsi Sel Darah Merah, Sel Darah Putih, Plasma, Keping Darah, dan Trombosit

Darah dalam tubuh manusia terdiri dari beberapa sel seperti sel darah merah, sel darah putih, plasma, keping darah, dan trombosit. Fungsi darah yang utama adalah sebagai sistem transportasi tubuh yang mengedarkan oksigen dan zat makanan, tetapi juga memiliki peran utama dalam sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi.

Memahami Fungsi Sel Darah Merah, Sel Darah Putih, Plasma, Keping Darah dan Trombosit

Dalam setiap tetes darah, terdiri dari beberapa komponen yang secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu komponen sel dan cairan. Hampir setengah volume darah terdiri dari sel-sel darah, yang meliputi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Sisanya adalah cairan yang disebut dengan plasma darah. Hampir 92% dari plasma adalah air sedangkan sisanya terdiri dari enzim, hormon, antibodi, nutrisi, gas, garam, protein dan metabolit dari berbagai jenis.

Memahami Fungsi Sel Darah Merah, Sel Darah Putih, Plasma, Keping Darah dan Trombosit:

1. Sel Darah Merah
Sel darah merah, juga dikenal sebagai eritrosit, adalah pengangkut utama oksigen ke seluruh tubuh. Sel-sel ini tidak mengandung inti dan hanya tinggal sekitar 120 hari. Mereka berukuran kecil, sel-sel berbentuk donat yang mengandung pigmen hemoglobin, yang memberikan sel-sel warna kemerahan dan membantu sel-sel dalam membawa oksigen dan karbon dioksida. Eritrosit beredar ke seluruh tubuh, membawa oksigen ke jaringan dan mengambil karbon dioksida, produk limbah yang dibentuk dalam sel.

2. Sel Darah Putih
Sel darah putih atau leukosit lebih besar dari eritrosit. Fungsi utama leukosit adalah untuk melawan cedera dan penyakit, membuat mereka bagian utama dari sistem kekebalan tubuh. Ada lima jenis leukosit: neutrofil, eosinofil, basofil, limfosit dan monosit. Leukosit menghancurkan bakteri dalam tubuh dengan menelan dan mencerna mereka selama fagositosis. Mereka juga bekerja untuk dinding dari daerah tertular tubuh dan membuang sisa-sisa dari situs peradangan. Sel darah putih meningkat jumlahnya ketika ada reaksi alergi atau infeksi di dalam tubuh.

3. Plasma
Plasma adalah bagian cair darah dan sebagian besar tersusun oleh air. Sekitar 91% plasma darah terdiri atas air. Selebihnya adalah zat terlarut yang terdiri dari protein plasma (albumin, protrombin, fibrinogen, dan antibodi), garam mineral, dan zat-zat yang diangkut darah (zat makanan, sisa metabolisme, gas-gas, dan hormon).

4. Keping Darah
Keping darah berbentuk bulat atau lonjong. Ukurankeping darah lebih kecil daripada sel darah merah. Jumlahnyakurang lebih 300.000 pada tiap 1 mm3 darah. Keping darah hidupnya singkat, hanya 8 hari.

5. Trombosit
Trombosit, juga dikenal sebagai platele, yang terkecil dari sel-sel darah. Mereka benar-benar hanya fragmen sel, bukan sel lengkap. Tugas utama trombosit adalah untuk memulai proses pembekuan darah. Sel-sel ini bereaksi terhadap luka dengan merangsang pembuluh yang rusak untuk menghasilkan struktur lengket sehingga trombosit dapat menempel, menciptakan sebuah sumbat trombosit untuk menghentikan pendarahan. Trombosit juga merupakan rahasia kimia yang menyebabkan pembuluh darah mengerut sampai bekuan dapat terbentuk.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Memahami Fungsi Sel Darah Merah, Sel Darah Putih, Plasma, Keping Darah, dan Trombosit

0 komentar:

Post a Comment