Monday, December 21, 2015

Pentingnya Mengenalkan Toilet Sejak Dini Kepada Anak

Kapankah toilet sebaiknya mulai dikenalkan pada anak? Sebenarnya sejak usia 2 bulan, orang tua dapat mendidik anaknya agar terbiasa untuk dapat pipis atau BAB sesuai waktunya. Caranya orangtua bisa memeriksa popok atau mengganti popok setelah basah. Orang tua sebagai orang yang terdekat dengan anaknya harus mampu mengetahui kapan waktu anaknya pipis ataupun BAB.

Pentingnya Mengenalkan Toilet Sejak Dini Kepada Anak

Tidak ada salahnya anak diajarkan pada saat usia 1 tahun untuk mengenal toilet lewat pendidikan toilet. Dimana pada usia ini anak mengalami fase anal, dimana pada fase ini anak mencapai kepuasan dibagian anus. Fase kepuasan ini berhubungan dengan kebersihan dan jadwal kedisiplinan. Bisa diambil kesimpulan si kecil dapat memulai latihan ini sejak usia 1 tahun. Bila anak diajarkan pada usia lebih dari 3 tahun dikhawatirkan akan mengalami sedikit kesusahan mengubah pola yang telah menjadi perilaku. Selain itu bisa dibilang bahwa si kecil mengalami kemunduran dan bisa jadi ia akan menjadi bahan cemoohan teman-temannya.

Masih banyak orang tua merasa kurang yakin tentang kapan memulai mengajarkan pentingnya pendidikan toilet pada si kecil. Dalam hal ini orang tua pertu mengerti petunjuk bahwa anak sudah siap untuk melakukannya. Orang tua dapat mengamati tanda-tanda yang menunjukkan kapan anak sudah siap untuk di ajarkan ke toilet, diantaranya adalah:
  1. Anak sudah Mempunyai kemampuan untuk mengikuti petunjuk yang sederhana
  2. Mampu dalam memahami kata-kata tentang proses toilet
  3. Mengerti aturan-aturan dan respon ketika akan buang air baik besar maupun kecil
  4. Memiliki kemampuan untuk mengungkapkan secara lisan keinginan buang air
  5. Bisa menjaga menjaga popok tetap kering selama 2 jam
  6. Mampu untuk duduk atau jongkok sendiri di atas pot atau toilet
  7. Pintar dalam menurunkan atau melepas popok.
Itulah tanda-tanda kesiapan si kecil untuk diajarkan pada toilet. Semoga bermanfaat.

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon