Tuesday, January 26, 2016

Ternyata Menghafal Bukan Metode Belajar Yang Efektif

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat seseorang pintar terutama dalam hal akademis dan salah satunya adalah menghafal. Namun sayangnya, metode ini dirasa kurang tepat mengingat sekedar ingat saja akan semua materi tak menjamin seseorang bisa memiliki nilai yang bagus. Mengapa? Karena yang dibutuhkan disini adalah memahami dengan benar tentang materi pelajaran yang didapat sehingga dapat menarik garis besar dari soal yang diajukan.

Ternyata Belajar Bukan Metode Belajar Yang Efektif

Tidak sedikit orang tua yang merasa kewalahan menghadapi anak yang sulit sekali untuk belajar dikarenakan beberapa faktor. Alhasil, mereka pun memasukkannya ke satu bimbingan belajar agar si kecil bisa dipandu untuk bagaimana mengerjakan tugas sekolah. Tentu saja, cara ini tidak salah mengingat bimbel memiliki program yang cukup intensif sehingga si kecil bisa dibimbing secara perlahan.

7 Metode belajar efektif selain menghafal yang wajib dicoba:

1. Membaca
Membaca buku setiap hari pastinya akan membawa wawasan baru terutama yang berkaitan dengan pendidikan. Untuk itu, bacalah setidaknya satu materi sebelum dan sesudah diajarkan oleh guru. Hal ini bertujuan untuk merangsang otak agar mengolah materi dengan cepat karena sudah tersimpan cukup lama.

2. Mencatat Hal Pokok
Tujuannya agar otak mengalami stimulasi secara berkala dengan hanya mencatat bagian penting dari pelajaran yang diajarkan baik di sekolah maupun di bimbingan belajar. Kesimpulan atau intisari ini nantinya akan sangat membantu dikarenakan sudah terekam di dalam otak. Berbeda sekali jika siswa hanya sekedar mencatat pelajaran tanpa memahami secara pasti hal yang utama dari materi.

3. Membuat Metode 
Menghafal memang cukup melelahkan dan sayangnya, mudah juga hilang. Apalagi, bila jumlah materinya cukup banyak. Salah satu kuncinya adalah membuat metode yang tujuannya memudahkan dalam menghafalnya. Seperti MEJIKUHIBINIU yang merupakan singkatan dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Usahakan cari lagi kata kunci lainnya agar menghafal semakin mengasyikkan.

4. Memilih Waktu yang Tepat
Tubuh yang segar akan melahirkan pikiran yang juga segar. Sudah pasti, jika dalam kondisi ini maka semangat belajar pun muncul. Umumnya, setelah bangun pagi hari adalah momen yang tepat untuk bisa konsentrasi. Untuk itu, gunakan waktu tersebut untuk mengerjakan tugas yang tergolong berat sementara di waktu lainnya manfaatkan untuk sekedar mengulang pelajaran.

5. Membuat Kelompok Belajar
Membuat kelompok belajar bisa jadi mengubah rasa kebosanan kala belajar sendiri. Namun perlu diingat, jangan terlalu banyak karena tidak efektif. Bagilah masing-masing orang untuk menjelaskan setiap materi yang dikuasai kepada anggota lainnya. Sesekali beri ajukan pertanyaan sehingga interaksi bisa tercipta. Jika di bimbingan belajar, cara ini bisa dibilang cukup mudah ditemui karena para tutor berpengalaman akan memberi jawaban atas segala pertanyaan yang dirasa kurang dimengerti.

6. Mengembangkan Materi
Terkadang, tugas yang diberikan oleh guru sudah selesai dikerjakan namun waktu untuk beristirahat masih lama. Cobalah untuk merangsang otak agar memikirkan pertanyaan yang tidak ada dalam pembahasan. Tanyalah kepada guru yang bersangkutan, dan bila dirasa kurang puas carilah dari berbagai sumber lainnya.

7. Beristirahat yang Cukup
Hal ini penting guna menjaga tubuh agar dalam keadaan fit. Pastikan, saat waktu bermain benar benar melemaskan pikiran dan badan agar tatkala mengikuti pelajaran baru energi tubuh sudah kembali. Jangan memaksakan diri karena bisa berujung pada timbulnya penyakit.


EmoticonEmoticon