Informasi Pendidikan Indonesia

Tanggapan Mendikbud Muhadjir Effendy Mengenai Isu Penghapusan Tunjangan Profesi Guru

Berdasarkan informasi yang beredar di internet dan surat kabar salah satu penyebab Anies Baswedan diganti oleh Muhadjir Effendy sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah wacana menghapus Tunjangan Profesi Guru (TPG). Kini setelah dipimpin Muhadjir Effendy isu tersebut muncul kembali dan meresahkan guru penerima TPG dan guru yang belum merasakan TPG dengan harapan kemudian hari bias mendapatkan TPG.

Yang jelas berita ini menjadi viral di dunia maya, apakah informasi ini dilayangkan oleh lawan politiknya untuk memperburuk citra presiden saat ini sehingga pada pilpres selanjutnya pihak lawan menang. Sebaiknya Bpk/ Ibu Guru jangan mudah terpancing oleh berita semacam ini, lalu bagimana tanggapan Bpk Muhadjir Effendy mendengar hal tersebut? berikut penjelasannya.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan program sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru (TPG) akan terus berlanjut. Hal ini ditegaskannya terkait isu yang beredar, bahwa Kemdikbud akan menghapus program sertifkasi guru yang di dalamnya termasuk kegiatan pelatihan guru.

TPG merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Maka berdasarkan kedua peraturan tersebut, TPG tetap diberikan kepada guru yang telah tersertifikasi dan telah memenuhi persyaratan.
 Sudah jelas diamanatkan dalam Undang-Undang dan peraturan pemerintah tersebut. Amanat ini harus kita laksanakan, kata Muhadjir yang dikutip dari laman Berita Satu (03/08/16).

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Sumarna Surapranata mengatakan, pada tahun 2016 ini pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk TPG, baik guru PNS maupun bukan PNS. Pemilik sertifikat pendidik yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan berhak memperoleh tunjangan profesi setara dengan gaji pokok, kata Pranata.

Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 71 triliun untuk guru PNS dan hampir Rp 8 triliun untuk guru bukan PNS yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan administrasi, antara lain beban mengajar 24 jam.

0 komentar:

Post a Comment

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish

 

Recent Post

Indoamaterasu

Teknologi