Informasi Pendidikan Indonesia

Syarat Mengikuti Sertifikasi Guru Tahun 2017

Pada bulan Maret tahun 2017 ini diknas pendidikan setempat telah mengumumkan pelaksanaan sertifikasi guru jalur PLPG (Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Guru), ini merupakan kesempatan bagus bagi rekan guru yang mendapatkan giliran sertifikasi guru tahun 2017. Rencananya sertifikasi guru jalur PLPG dilaksanakan beberapa gelombang hingga tahun 2019 mendatang.

Setelah itu bila ingin sertifikat pendidik harus mengikuti PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang ditempuh selama 1 tahun, dimana 1 semester teori dan pemantapan materi kemudian semester 2 praktik langsung di sekolah.


Penetapan peserta sertifikasi guru (sergur) tahun 2017 dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) secara berkeadilan, objektif, transparan, kredibel, dan akuntabel. Orientasinya adalah pada peningkatan mutu pendidikan nasional dengan dilaksanakan secara taat azas, terencana, dan sistematis.

Apakah Anda termasuk penerima sertifikasi guru jalur PLPG tahun 2017? chek di sini

Sertifikasi guru tahun 2017 dilaksanakan melalui Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) bagi guru yang diangkat sebelum tahun 2016. Guru yang mengikuti PLPG tahun 2017 harus memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 29 Tahun 2016 tentang Sertifikasi bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016.

Syarat sertifikasi guru melalui pola PLPG:
  1. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV)
  2. Berstatus sebagai guru CPNS, PNS, atau guru tetap
  3. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  4. Terdaftar pada Daftar Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan
  5. Telah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) sebelum PLPG, khusus bagi guru yang diangkat setelah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen diberlakukan sampai dengan 31 Desember 2015 memiliki hasil UKG sebelum PLPG dengan nilai paling rendah 55.
Sertifikasi guru melalui pola PLPG diakhiri dengan UKG. Guru yang memiliki nilai UKG pada awal PLPG paling rendah 80 dan memperoleh nilai PLPG paling rendah “baik” akan langsung diberikan sertifikat pendidik tanpa mengikuti UKG pada akhir PLPG.

Guru dinyatakan lulus UKG pada akhir PLPG jika memperoleh nilai paling rendah 80. Guru yang belum memperoleh nilai 80 dapat mengikuti UKG paling banyak 4 kali dalam jangka waktu 2  tahun setelah melakukan belajar mandiri tanpa mengikuti PLPG lagi.

PLPG diselenggarakan bertahap sampai dengan tahun 2019 oleh lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK). Kuota peserta sertifikasi setiap tahunnya akan ditentukan oleh Mendikbud. Biaya pelaksanaan PLPG dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

0 komentar:

Post a Comment

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish

 

Recent Post

Indoamaterasu

Teknologi