Thursday, April 13, 2017

Juknis Upacara Bendera Memperingati Hardiknas Tahun 2017

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 21 Mei, Menteri Pendidikan Republik Indonesia mengeluarkan petunjuk teknis/ juknis pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional 2017.

Pedoman dengan nomor 21046/MPK/TU/2017 yang dikeluarkan pada tanggal 11 April 2017 berisi tentang tema peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2017 adalah Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas. Kemudian tentang logo peringatan Hari Pendidikan Nasional, dan tata cara pelaksanaan upaca bendera memperingati Hardiknas tahun 2017.


Selengkapnya mengenai pedoman pelaksanaan upacara bendera Hari Pendidikan Nasional tahun 2017 atau Juknis UPB Hardiknas tahun 2017 beserta logo dengan tema Pecepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas dapat Anda dowload dan lihat pada link berikut ini.

Download Surat Mendikbud Hardiknas 2017
Download Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Hardiknas 2017
Download Logo Hardiknas 2017

Sejarah Hari Pendidikan Nasilan (dikutip dari Wikipedia Indonesia)
Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.

Download Naskah Pidato Upcara Bendera Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2017

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.


EmoticonEmoticon